Kawasan penelitian di sungai
Pulau Curiak menjadi bagian stasiun penelitian bekantan yang dikelola Sahabat Bekantan Indonesia atau SBI. Geopark Meratus menyebut fungsi penelitian, pendidikan, dan wisata berbasis konservasi di Desa Marabahan Baru, Anjir Muara, Barito Kuala. Fokusnya berbeda dari susur sungai umum.
Datanglah untuk memahami pengelolaan tempat, dengan pengamatan satwa mengikuti organisasi yang bertanggung jawab atas habitat. Tanyakan program serta area yang terbuka sebelum mengatur perahu.
Menjaga ruang satwa
Bekantan menjadi perhatian utama, tetapi perjumpaan bukan alasan mengabaikan jarak dan aturan. Biarkan pemandu memilih titik pengamatan. Jangan memberi makan, memanggil, membuntuti dekat, atau menyentuh satwa. Tanyakan penggunaan peralatan yang dapat mengganggu satwa atau pekerjaan.
Kunjungan sabar memberi waktu memahami tempat meski penampakan terbatas. Amati hubungan vegetasi dan air serta dengarkan penjelasan stasiun. Konservasi menjadi hal yang dipelajari, bukan label untuk menjanjikan perjumpaan dekat.
Mengatur pendekatan sungai
Geopark menyebut Curiak sekitar enam kilometer dengan klotok dari kawasan pembuat perahu Sewangi. Keduanya berkaitan secara geografis pada rute barat, tetapi bukan berarti tersedia angkutan terjadwal atau paket gabungan otomatis.
Pastikan tempat berangkat, perahu, pemandu, dan waktu kembali. Bila menambah Sewangi, pastikan kedua tuan rumah bersedia menerima serta waktu cukup. Satu persinggahan teratur lebih baik daripada terburu-buru melalui tempat penelitian.
Memahami bentuk partisipasi
Wisata konservasi tidak berarti bebas ikut penelitian. Tanyakan apakah program berupa penjelasan, pengamatan, jalan yang diizinkan, atau kegiatan lain yang disetujui. Ikuti petugas dan jangan menyentuh peralatan maupun masuk ruang terbatas.
Geopark juga menyebut kemungkinan menginap di mangrove. Atur secara terpisah dengan nama tempat, fasilitas, serta konfirmasi. Kunjungan sehari tidak otomatis termasuk atau menjamin penginapan mendadak.
Persiapan kunjungan terkelola
Periksa pelampung, kondisi naik perahu, serta pengaturan cuaca. Bahas jalur, tangga, dan tempat duduk bila perlu. Bawa air, lindungi barang dari hujan, serta sisakan waktu kembali tanpa mendesak pemandu.
Sepakati kontribusi terbaru, tujuan dukungannya, dan layanan yang termasuk. Pilih kunjungan sebagai pengantar kawasan konservasi khusus ini dan terima batas akses yang ditetapkan pengelola.



