Mengikuti jalan melalui desa
Haratai berada di kawasan Loksado, Kalimantan Selatan. Air terjunnya memberi suasana berbeda dari perjalanan di Amandit: kegiatan berpusat pada berjalan menuju aliran air dan menikmati tumbuhan di sekitarnya. Atur perjalanan bersama tuan rumah setempat atau warga Haratai agar sesuai kondisi hari kunjungan.
Jalan kaki terakhir dijelaskan berawal dari Balai Haratai, melewati bambu dan tanaman budidaya, termasuk karet serta kayu manis. Mintalah pendamping mengenalkan tumbuhan di sepanjang jalan. Bentang ini mencerminkan pekerjaan warga sekaligus vegetasi hutan. Tetaplah pada jalur yang disepakati dan jangan memasuki kebun atau memegang tanaman tanpa izin.
Memilih kendaraan menuju jalur jalan kaki
Penginapan setempat dapat membantu mengatur ojek menuju Haratai. Bahas dengan jelas lokasi turunnya penumpang dan titik awal berjalan. Perkiraan waktu untuk jalan kaki terakhir tidak mencakup seluruh perjalanan dari penginapan maupun waktu pulang.
Jika tidak nyaman naik sepeda motor, sampaikan sebelum memesan dan tanyakan pilihan lain yang memungkinkan. Pastikan tersedia helm yang sesuai serta pengaturan pengemudi menunggu atau menjemput. Untuk keluarga, bahas kebutuhan setiap orang daripada menganggap satu pengaturan cocok bagi semua. Tinggalkan barang besar di penginapan jika itu mempermudah perjalanan.
Menikmati air terjun dengan tenang
Tanyakan tempat berdiri yang diperbolehkan dan jalur yang layak digunakan hari itu. Tinggi air, percikan, serta kondisi pijakan dapat berubah setelah hujan. Pilih tempat melihat dengan tanah yang mantap dan jangan memanjat lebih tinggi hanya demi foto tanpa orang lain. Menikmati pemandangan air terjun sudah menjadi tujuan yang menarik tanpa tambahan memanjat atau berenang.
Gunakan alas kaki yang mencengkeram baik dan lindungi kamera atau telepon dari hujan serta percikan. Bawa air minum dan bawa pulang sampah. Jangan menutup jalan saat mengambil foto; berhentilah di tempat yang memungkinkan orang lain lewat. Jika kondisi memburuk, ikuti arahan setempat dan kembali, bukan memaksakan seluruh rencana.
Memberi waktu yang cukup
Sepakati jam berangkat, pemandu atau pendamping, kendaraan, dan perjalanan pulang sebelumnya. Tanyakan apakah tiket masuk dan biaya penerimaan setempat sudah tercakup. Jika ingin makan dalam perjalanan, aturlah bersama tuan rumah daripada menganggap warung pasti buka saat tiba.
Arung jeram, kunjungan desa, dan wisata air terjun masing-masing memerlukan waktu. Pilih kombinasi yang tetap memberi kesempatan berjalan, beristirahat, dan berbincang dengan pendamping. Haratai paling menyenangkan sebagai perjalanan santai yang mengikuti kondisi jalur dan orang yang mendampingi.


