Ekor panjang dekat tanah
Spesies endemik Borneo ini bertubuh besar dan berekor panjang, dengan mahkota gelap, paruh pucat, serta kulit tanpa bulu di sekitar mata. Ia sering tersembunyi dalam tumbuhan lantai hutan. Suara rendah dan bulat dapat menunjukkan kehadirannya sebelum terlihat. Foto dari Sungai Kapur pada 2024–2025 memperlihatkan burung muda dengan paruh lebih gelap, punggung lebih kusam, dan garis bulu yang kurang tegas dibandingkan burung dewasa. Perbedaan kelamin dewasa masih belum pasti; warna bulu atau kulit wajah yang halus belum menjadi petunjuk lapangan yang dapat diandalkan.
Sumber & referensi · 2
Forktail / Oriental Bird Club · Long & Collar 2002 distribution and natural historyWang Kong Intal, Saiben Peen, Amar-Singh HSS and Pudin R.; Malaysian Bird Report 2/2025:28–34 · Is Sex Differentiation Possible for the Bornean Ground-Cuckoo?Mengikuti pencari makan hutan
Makanannya mencakup avertebrata yang hidup dekat tanah; vertebrata kecil juga pernah dilaporkan. Hubungan mencari makan yang menarik melibatkan babi berjanggut. Di Sungai Ingei pada April 2021, rekaman kamera menunjukkan dua kukuk mengikuti seekor babi jantan dari dekat dan mengambil mangsa dari serasah yang diusiknya. Bukti ini memperlihatkan manfaat kegiatan menggali babi bagi burung, tetapi belum membuktikan manfaat timbal balik bagi babi. Pengamatan terdahulu juga mencatat burung yang menemani beruang madu.
Sumber & referensi · 2
Forktail / Oriental Bird Club · Long & Collar 2002 distribution and natural historyMannion N.L.M. et al.; BirdingASIA 41:37–47 · New sightings of Bornean Ground-cuckoo Carpococcyx radiceus in Brunei, with notes on habitat preferences and association with bearded pigsTutupan hutan dan mendengarkan dengan sabar
Hutan dataran rendah, termasuk kawasan tepi sungai dan berawa, merupakan habitat penting. Catatan kamera terbaru dari Brunei juga mencakup hutan sekunder serta tanah berbukit yang tidak rata, sehingga spesies ini tidak terbatas pada hutan datar yang belum terganggu. Sebagian besar rekaman survei itu diperoleh pagi hari, meskipun ada catatan sore. Danum dan Kinabatangan bagian hilir memiliki catatan historis, tetapi perjumpaan dengan burung pemalu ini tetap tidak dapat dipastikan. Kehilangan hutan mengancam habitatnya; hutan yang saling terhubung mempertahankan perlindungan dekat tanah dan tempat mencari makan.







