Pengalaman berdasarkan destinasi

Jelajah hutan ulin di Sangkima

Susuri hutan Sangkima di Taman Nasional Kutai melalui jalur papan yang lebih singkat menuju ulin raksasa, atau pilih perjalanan lebih panjang untuk menikmati hutan lebih lama. Sesuaikan rute dengan kondisi jalur terkini dan kemampuan berjalan anggota rombongan.

Jalur hutan di Sangkima, Taman Nasional Kutai, difoto pada 2019.
Jalur hutan di Sangkima, Taman Nasional Kutai, difoto pada 2019.Gunawan gtp · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Asli

Rencanakan kunjungan

Basis menginap / keberangkatan
Kalimantan Timur

Tentukan rute sebelum berangkat

Sangkima memberikan kesempatan menikmati hutan dataran rendah Kalimantan Timur melalui akses dari jalan Bontang–Sangatta. Daya tariknya terasa ketika kita memperhatikan hal kecil: besarnya batang ulin, perbedaan tajuk pohon, dan suara yang berubah di balik jalur papan. Kunjungan yang tenang tanpa terburu-buru membuat detail ini lebih berarti.

Jalur papan menuju ulin besar panjangnya sekitar satu kilometer. Setelah itu, jalur hutan yang lebih panjang membutuhkan tenaga berbeda. Mintalah petugas menjelaskan bagian yang sedang dibuka sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan. Keterangan panjang keseluruhan rute berbeda-beda, sehingga lebih baik menyepakati waktu kembali daripada membuat jadwal perjalanan lanjutan yang terlalu ketat.

Mengenali hutan bersama pemandu

Ulin merupakan salah satu pohon khas Sangkima, bersama pepohonan dipterokarpa yang membentuk sebagian besar tajuk tinggi hutan di kawasan ini. Mintalah pemandu menjelaskan perbedaan batang, daun, dan lapisan hutan. Dengan begitu, pohon besar bukan satu-satunya tujuan kunjungan. Pengenalan pohon sudah lama menjadi bagian kegiatan wisata di sini.

Pengamatan burung lebih menyenangkan jika disertai jeda dan kemauan mendengarkan. Bawalah teropong jika ingin memperhatikan tajuk, tetapi tetaplah terbuka terhadap apa yang dijumpai. Satwa bergerak bebas, dan berjalan di hutan tidak menjamin perjumpaan dengan orangutan. Biarkan satwa menentukan jaraknya dan tinggalkan ranting, kulit kayu, serta material hutan di tempatnya.

Sesuaikan perjalanan dengan rombongan

Rute lebih panjang dapat melintasi tanah tidak rata dan jembatan. Adanya sarana berjalan tidak berarti semua bagiannya cocok untuk setiap pengunjung. Sampaikan kesulitan menjaga keseimbangan, keterbatasan mobilitas, atau rasa tidak nyaman terhadap ketinggian sebelum memesan. Mintalah gambaran jelas mengenai rute yang ditawarkan. Kunjungan singkat tetap berharga jika memberi waktu untuk memperhatikan hutan.

Gunakan sepatu dengan daya cengkeram baik dan bawa air minum, pelindung hujan, serta kantong sampah kecil. Setelah hujan, berjalanlah lebih perlahan di atas papan dan pada perubahan ketinggian. Ikuti arahan petugas di jembatan maupun bangunan tinggi; kondisi dan izin penggunaannya lebih penting daripada foto lama.

Mengatur perjalanan darat

Pastikan lokasi pintu masuk dan kendaraan pulang bersama pengemudi, penginapan, atau kontak taman nasional. Bontang dan Sangatta dapat menjadi tempat untuk mengatur perjalanan terakhir menuju lokasi. Jika berangkat dari tempat yang lebih jauh, pisahkan waktu perjalanan kendaraan dari waktu yang tersedia untuk berjalan.

Periksa pengaturan kunjungan, kondisi asap atau cuaca, dan pembatasan jalur menjelang keberangkatan. Tanyakan apakah biaya yang ditawarkan sudah mencakup pemandu dan tiket masuk. Sisakan kelonggaran untuk berjalan lebih lambat atau mengubah rencana.

Sumber & referensi

ksdae.kehutanan.go.id · Mengenal Taman Nasional Kutai Tuan Rumah Peringatan Puncak HKAN 2020.htmlDiakses: 2026-10-23

ksdae.kehutanan.go.id · smpn 7 bontang jelajahi hutan sangkima taman nasional kutai kTk1yquvDiakses: 2026-10-23

ksdae.kehutanan.go.id · kapolda kaltim kunjungi sangkima jungle park sjp taman nasional kutai p5N6oMwdDiakses: 2026-10-23

kutainationalpark.id · sangkima jungle parkDiakses: 2026-10-23

kaltim.antaranews.com · sangkima jungle park dan bontang mangrove kaltim jadi daya tarik libur lebaranDiakses: 2026-10-23

Laporkan koreksi