Ruang kota untuk sejarah lokal
Dewan Perbandaran Sibu menyebut pusat ini sebagai bangunan milik dewan yang menampung museum warisan budaya lokal. Sarawak Tourism Board juga menempatkan pusat informasi pengunjungnya di sini, di Jalan Central. Keduanya membantu memahami kota, bukan menggantikan perjumpaan dengan komunitas yang masih hidup.
Pastikan akses terkini
Konfirmasikan akses museum dan layanan informasi sebelum datang khusus. Pameran serta akses bangunan dapat berubah; meja informasi dan museum belum tentu memiliki pengaturan yang sama. Buat rencana lentur tanpa mengandalkan jam yang belum diverifikasi.
Lanjutkan ke kota
Lanjutkan dengan berjalan ke pasar pusat dan tepian sungai, memperhatikan hubungan ruang publik, pertokoan, serta jalan perdagangan. Setiap bangunan memiliki identitasnya sendiri; jangan menganggap semua fasad lama berasal dari periode sejarah yang sama.



