
Keterampilan di balik kilau permata
Di Cahaya Bumi Selamat, bandingkan ikatan dan pengerjaan sebelum memutuskan membeli. Kunjungan pasar dapat menjadi kesempatan belajar; asal serta mutu batu harus dibuktikan tersendiri.


Martapura mempertemukan pertokoan permata, kuliner Banjar dan kehidupan keagamaan yang kuat dalam kunjungan kota. Nikmati kawasan Cahaya Bumi Selamat, Masjid Al-Karomah dan ruang publiknya dengan waktu untuk memahami tradisi yang masih hidup di balik bangunannya.
121.949 penduduk (2024): subtotal 22 desa/kelurahan di Kecamatan Martapura yang diklasifikasikan BPS sebagai perkotaan; wilayah administrasi, bukan batas pasti kawasan terbangun.

Di Cahaya Bumi Selamat, bandingkan ikatan dan pengerjaan sebelum memutuskan membeli. Kunjungan pasar dapat menjadi kesempatan belajar; asal serta mutu batu harus dibuktikan tersendiri.

Al-Karomah menghubungkan sejarah Martapura dengan ibadah masa kini. Datanglah dengan menghormati fungsi masjid, tanyakan akses pengunjung dan beri ruang bagi kegiatan ibadah.

Sekumpul merupakan tempat ziarah dan penghormatan, bukan atraksi yang dipentaskan. Kenali konteksnya, ikuti arahan setempat dan rencanakan kunjungan dengan memperhatikan kegiatan keagamaan.

Masjid utama Martapura menghubungkan identitas keagamaan kota dengan sejarah bangunan yang panjang. Kunjungi sebagai tempat ibadah aktif, bukan sekadar monumen.
Jelajahi lebih jauh
Cahaya Bumi Selamat, biasa disingkat CBS, mempertemukan perdagangan permata Martapura dengan ruang publik di pusat kota. Datanglah untuk melihat perhiasan dan kerajinan, memahami identitas niaga kota, serta membandingkan pilihan…
Jelajahi lebih jauh
Alun-alun Ratu Zalecha adalah ruang terbuka hijau di pusat Martapura, tempat jeda di antara pertokoan, kuliner dan kunjungan budaya.
Jelajahi lebih jauh
Sekumpul adalah kawasan ziarah yang hidup di Martapura, berpusat pada penghormatan kepada Guru Sekumpul serta perlu dikunjungi dengan menghormati jemaah dan warga.
Jelajahi lebih jauh
Guesthouse di Sungai Sipai, Martapura. Jangan tertukar dengan Wisma Sultan Sulaiman milik pemerintah yang berbeda.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Guesthouse syariah di koridor Ahmad Yani, Martapura. Periksa ketentuan tamu dan pengaturan kedatangan sebelum memesan.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
El Safa Inn menawarkan penginapan syariah sederhana di Martapura. Akomodasi ini juga dipasarkan dengan nama Penginapan Martapura Syariah, sehingga hanya ditampilkan satu kali.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Guesthouse kecil di Jalan Keraton, Martapura. Pilihan sederhana untuk menginap di kota; konfirmasikan kedatangan dengan pengelola.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Penginapan syariah di kawasan Sekumpul, Martapura. Pilihan untuk kunjungan ke lingkungan religi setempat; pastikan ketentuan tamu.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Homestay di kawasan Saadah, Sungai Paring, Martapura. Akomodasi ini hanya dihitung satu kali meskipun ejaan namanya berbeda di situs pemesanan.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Wisma syariah sederhana di Jalan Menteri Empat, Martapura. Foto resmi Agoda memperlihatkan ruang bersama, bukan kamar.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Ummira Home 1 merupakan penginapan bergaya rumah di Martapura. Periksa nama akomodasi dengan teliti: Ummira Home 2 berada di lokasi lain di Banjarbaru.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Homestay kecil di Cindai Alus, bagian dari Martapura. Konfirmasikan pengaturan kedatangan dan alamat lengkap dengan pengelola sebelum berangkat.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Reputasi permata Martapura menjadi alasan untuk mengamati dengan teliti, bukan membeli tanpa pertimbangan. Di Cahaya Bumi Selamat, ikatan, polesan dan hasil akhir membuka pandangan pada budaya niaga. Tanyakan jenis bahan serta perlakuannya. Batu yang dijual di sini tidak otomatis berasal dari tambang setempat; penilaian independen penting bila nilai bergantung pada klaim khusus. Nikmati keterampilannya meskipun tidak membeli.
Jelajahi lebih jauh
Al-Karomah dan Sekumpul merupakan bagian kehidupan keagamaan yang aktif. Maknanya tidak berhenti pada bangunan atau foto: ibadah, pengajian, penghormatan dan kunjungan keluarga membentuk penggunaan tempat tersebut. Ikuti ketentuan penerimaan serta akses, bukan menganggap semua ruang terbuka untuk wisata. Pada pertemuan besar, suasana kota berubah, termasuk lalu lintas, kebutuhan penginapan dan ruang bagi kunjungan biasa.
Jelajahi lebih jauhHidangan lokal dan tradisi kuliner sehari-hari.
Baca juga: Petah, wadai gurih Banjar →

Potongan ketupat dan mi bertemu dalam ketupat mie, makanan yang terdokumentasi di Martapura dengan kuah serta pelengkap mengikuti racikan pembuatnya.
Jelajahi lebih jauh
Soto Banjar adalah sup ayam berempah dari Kalimantan Selatan, lazim disajikan dengan ketupat, telur, dan perkedel. Aroma hangat serta pelengkap beragam membuatnya menjadi makanan lengkap.
Jelajahi lebih jauhTerbang ke Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru, lalu lanjutkan melalui darat ke Martapura. Pastikan alamat penginapan; bandara tidak berada di Martapura.
Jelajahi lebih jauhJelajahi pasar pusat kota dengan berjalan kaki dalam ruas pendek dan atur kendaraan tersendiri menuju Sekumpul. Kegiatan keagamaan dapat mengubah titik jemput serta akses jalan.
Pilih antara kunjungan kota biasa atau perjalanan saat acara keagamaan yang telah dipastikan. Sesuaikan kegiatan luar ruang dengan hujan dan panas; haul tidak selalu jatuh pada tanggal kalender Masehi yang sama.
Berpakaian sopan di tempat ibadah dan minta izin sebelum memotret jemaah. Di toko permata, minta informasi tertulis yang jelas; keterangan penjual bukan sertifikasi independen.
Martapura merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Banjar, bersebelahan dengan Banjarbaru di Kalimantan Selatan. Kota ini berbeda dari Banjarmasin di bagian hilir sungai yang bernama sama. Panduan ini berfokus pada pusat Martapura dan kawasan perkotaan Sekumpul, dengan kedatangan melalui Syamsudin Noor di Banjarbaru.
Mulailah di Cahaya Bumi Selamat, amati kerajinan yang ditawarkan dan beristirahat sambil makan. Nikmati Alun-alun Ratu Zalecha jika akses dan cuaca mendukung, tanpa terburu-buru membeli.
Tanyakan akses pengunjung di Al-Karomah dan atur kunjungan yang menghormati kegiatan Sekumpul. Beri ruang kepada jemaah dan ikuti arahan, lalu cicipi wadai atau ketupat tanpa menambah perjalanan jauh.
Dari inspirasi awal menuju perjalanan Borneo Anda.
Sejarah, budaya, dan informasi praktis yang memperkaya kunjungan. Buka setiap bab untuk membaca panduan lengkap.

Martapura mempertemukan pertokoan permata, kuliner Banjar dan kehidupan keagamaan yang kuat dalam kunjungan kota. Nikmati kawasan Cahaya Bumi Selamat, Masjid Al-Karomah dan ruang publiknya dengan waktu untuk memahami tradisi yang masih hidup di balik bangunannya.
Reputasi permata Martapura menjadi alasan untuk mengamati dengan teliti, bukan membeli tanpa pertimbangan. Di Cahaya Bumi Selamat, ikatan, polesan dan hasil akhir membuka pandangan pada budaya niaga. Tanyakan jenis bahan serta perlakuannya. Batu yang dijual di sini tidak otomatis berasal dari tambang setempat; penilaian independen penting bila nilai bergantung pada klaim khusus. Nikmati keterampilannya meskipun tidak membeli.
Pasar lebih mudah dipahami sebagai bagian kota yang tetap bekerja. Toko, tempat makan, alun-alun dan tempat ibadah berbagi pusat kota, bukan membentuk kawasan wisata yang terpisah. Mulailah dengan melihat beberapa etalase, tanyakan pekerjaan yang dilakukan setempat dan jangan menganggap demonstrasi sudah diatur. Jika perajin bersedia menjelaskan, beri waktu dan minta izin sebelum mengambil foto. Tidak membeli apa pun tetap merupakan hasil kunjungan yang wajar. Taman CBS dan kawasan pertokoan di sekitarnya tidak perlu dipresentasikan sebagai objek jauh yang tidak berkaitan hanya untuk memperpanjang jadwal. Pilih kunjungan yang memberi pemahaman, bukan jumlah persinggahan semata.

Alun-alun Ratu Zalecha memberi jeda terbuka di antara pertokoan dan bangunan keagamaan. Daftar pariwisata resmi menempatkan ruang hijau publik ini di Murung Keraton, pusat Martapura. Tempat ini digunakan untuk rekreasi dan kegiatan kota, sehingga kondisinya mengikuti hari kunjungan, bukan program wisata tetap. Berjalanlah dengan nyaman, cari tempat beristirahat dan ikuti pembatas bila sebagian ruang sedang dipakai.
Nama Martapura juga dipakai untuk sungai yang mengalir melalui kawasan lebih luas, sehingga sering menimbulkan kekeliruan dalam uraian perjalanan. Siring, Menara Pandang dan foto tepian Banjarmasin tidak boleh dianggap menggambarkan kota ini. Nama sungai juga tidak membuktikan adanya layanan perahu wisata lokal berjadwal. Kunjungan ini tetap berfokus pada tempat perkotaan yang lokasinya dapat dijelaskan tepat. Perjalanan sungai atau waduk yang lebih jauh perlu diteliti tersendiri, dengan informasi kendaraan, akses serta keselamatannya sendiri.

Kuliner memberi jeda yang menyenangkan di antara kunjungan. Petah adalah kue gurih hijau berbahan tepung beras yang berkaitan dengan tradisi wadai Martapura, lazim disajikan dengan saus santan kental. Dinas pariwisata menjelaskan penggunaan pandan dan suji dalam pembuatannya. Tanyakan yang baru dibuat, bukan menganggap semua penjual memiliki pilihan sama. Ketupat serta Soto Banjar memberi pengantar lain pada meja makan setempat, dengan resep dan pelengkap yang berbeda menurut dapur. Hidangan yang dinikmati di sini dapat menjadi bagian tradisi Banjar luas tanpa harus eksklusif Martapura.
Jangan menyamakan foto satu olahan ketupat dengan yang lain: ketupat mie dan ketupat batumis adalah keterangan menu yang berbeda. Di warung, periksa bahan, harga dan pembayaran sebelum memesan. Santan, telur, ikan atau daging dapat muncul dalam makanan yang namanya tidak menjelaskan seluruh bahan. Kunjungan yang menghormati tempat memberi waktu untuk makan serta berbincang, sambil membedakan suasana warung dari tempat ziarah.

Gunakan kawasan CBS dan pusat kota di dekatnya untuk kunjungan berjalan kaki yang ringkas, dengan jeda saat panas. Atur kendaraan tersendiri ke Sekumpul dan pastikan titik temu pulang. Tanyakan akses terkini kepada penginapan atau pengemudi; ketersediaan aplikasi tidak menjamin penjemputan di tengah kawasan religi yang padat. Untuk bus, periksa halte dan rute saat ini. Saat haul atau pertemuan besar, ikuti pengalihan resmi dan siapkan bagian perjalanan berjalan kaki di jalur yang diizinkan.
Di Al-Karomah dan Sekumpul, tanyakan area pengunjung, ikuti aturan pakaian serta alas kaki, dan jangan menghalangi tempat ibadah. Jangan memotret orang yang beribadah tanpa izin. Jika mempertimbangkan pembelian permata bernilai besar, minta keterangan tertulis mengenai bahan, perlakuan, harga dan ketentuan pengembalian. Cendera mata hias berbeda dari batu bersertifikat. Bawa uang kecil untuk jajanan, tanyakan santan, telur, ikan dan bahan lain, serta simpan alamat penginapan secara luring sebelum memasuki jalan ramai.
Memuat peta ini menghubungkan browser Anda ke Google. Google menerima alamat IP dan informasi browser Anda serta dapat menggunakan cookie sesuai kebijakan privasinya. Pilihan ini hanya berlaku untuk peta ini hingga Anda meninggalkan atau memuat ulang halaman; Analytics tidak diaktifkan.
BPS Kabupaten Banjar · Kecamatan Martapura Dalam Angka 2025
BPS · Peraturan Kepala BPS Nomor 120 Tahun 2020: Klasifikasi Desa Perkotaan dan Perdesaan
disbudporapar.banjarkab.go.id · central permata cahaya bumi selamat martapura
disbudporapar.banjarkab.go.id · taman cahaya bumi selamat cbs martapura
si-praswita.banjarkab.go.id · detail destinasi2.php
si-praswita.banjarkab.go.id · detail destinasi2.php
disbudporapar.banjarkab.go.id · makam guru sekumpul
home.banjarkab.go.id · kawasan sekumpul siap menjadi destinasi wisata religi
disbudporapar.banjarkab.go.id · petah
si-praswita.banjarkab.go.id · daftar destinasi.php
syamsudinnoor-airport.co.id · index
commons.wikimedia.org · File:Ketupat_mie.jpg
id.wikibooks.org · Resep:Ketupat_mie
Al-Karomah Mosque, Martapura · 2024Μαυλάνα · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Cahaya Bumi Selamat · 2011Arief Rahman Saan (Ezagren) · Wikimedia Commons · Attribution only; commercial use explicitly permitted · Dipotong · Asli
Al-Karomah Mosque · 2011Arief Rahman Saan (Ezagren) · Wikimedia Commons · Attribution only; commercial use explicitly permitted · Dipotong · Asli
Sekumpul, Martapura · 2011Arief Rahman Saan (Ezagren) · Wikimedia Commons · Attribution only; commercial use explicitly permitted · Dipotong · Asli
Mimbar Al-Karomah · 2024Μαυλάνα · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Cahaya Bumi Selamat · 2025Tim WikiBanua 2.0 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Alun-alun Ratu Zalecha · 2025Tim WikiBanua 2.0 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Musala Ar-Raudhah, Sekumpul · 2024Ilham Mufti Laksono · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Cahaya Bumi Selamat · 2025Tim WikiBanua 2.0 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Makam Guru Sekumpul · 2023Ilham Mufti Laksono · Wikimedia Commons · CC BY 4.0 · Dipotong · Asli
Ketupat mie, Martapura · 2025Volstand · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Soto Banjar difoto di Pak Amat, Banjarmasin.Midori · Wikimedia Commons · CC BY 3.0 · Dipotong · Asli
Alun-alun Ratu Zalecha · 2025Tim WikiBanua 2.0 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Musala Darul Aman, Keraton, Martapura · 2023Ilham Mufti Laksono · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Papan nama bandara yang menyala di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.Muhammad Ramadhana · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Mahligai Sultan Adam · 2011Arief Rahman Saan (Ezagren) · Wikimedia Commons · Attribution only; commercial use explicitly permitted · Dipotong · Asli
Cahaya Bumi Selamat · 2025Tim WikiBanua 2.0 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Masjid Syi’arus Shalihin, Sekumpul · 2024Ilham Mufti Laksono · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Alun-alun Ratu Zalecha · 2025Tim WikiBanua 2.0 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Banjarbaru city hall · 2018Kota Banjarbaru · Wikimedia Commons · PD-IDGov · Dipotong · Asli
Perahu dagang jukung di Lok Baintan, Kabupaten Banjar.Muhammad Haris · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli