Karakteristik
UNESCO secara eksplisit mengidentifikasi kerangas dalam cagar biosfer. Catatannya tetap berbeda dari habitat rawa gambut dan rawa air tawar sehingga hubungan spesies hanya dapat ditambahkan dengan bukti yang sesuai.
Sumber & referensi · 1
UNESCO Man and the Biosphere Programme · Tanjung Puting Biosphere ReservePersebaran
Tanjung Puting di Kalimantan dan Bako di Sarawak memiliki kerangas yang terdokumentasi. Laporan keanekaragaman Brunei juga mengidentifikasi hutan kerangas pesisir sebagai lokasi konservasi penting. Contoh ini tidak menunjukkan hutan kerangas yang menyambung di seluruh Borneo.
Peran ekologis
Kerangas menambah lingkungan hutan kerangas yang khas pada keragaman hutan Borneo. Perlindungannya bersama hutan rawa dan dipterokarpa menjaga variasi ekologi yang terdokumentasi di Tanjung Puting dan Bako.
Ancaman
UNESCO mencatat pembalakan ilegal, kebakaran, budidaya, pertambangan, dan perburuan sebagai tekanan pada bentang Tanjung Puting. Tekanan ini memengaruhi habitat yang terhubung; daftar tersebut bukan survei kondisi terkini setiap bagian hutan.
Sumber & referensi · 1
UNESCO Man and the Biosphere Programme · Tanjung Puting Biosphere ReserveSpesies di habitat ini
Contoh pada profil spesies terkait meliputi Anggrek hitam. Profilnya menjelaskan lokasi dan bukti tertentu. Hubungan habitat tidak berarti spesies hadir di setiap bagian habitat itu.
Kawasan lindung
Bentang alam yang terdokumentasi untuk dijelajahi meliputi Taman Nasional Tanjung Puting, Taman Nasional Kutai, Taman Nasional Bako. Kawasan ini memiliki mosaik habitat; habitat tersebut tidak menutupi seluruh wilayahnya. Periksa informasi akses setiap kawasan sebelum berkunjung.










