
Warisan Melayu di Matan
Kawasan keraton di Mulia Kerta menjadi titik awal untuk mengenal sejarah Ketapang. Perhatikan arsitekturnya dan tanyakan ketentuan kunjungan sebelum merencanakan masuk ke bangunan.


Di tepian Pawan, Ketapang menawarkan kunjungan kota yang santai melalui warisan Melayu, kehidupan sungai, dan kuliner setempat. Luangkan dua hari untuk kawasan keraton Mulia Kerta, Kauman, serta ruang publik kota, sambil menikmati keseharian warga.

Kawasan keraton di Mulia Kerta menjadi titik awal untuk mengenal sejarah Ketapang. Perhatikan arsitekturnya dan tanyakan ketentuan kunjungan sebelum merencanakan masuk ke bangunan.

Tugu yang mengambil nama kerang ale-ale, taman kota, dan penghasil amplang di Kauman memperkenalkan kehidupan setempat. Sisakan waktu untuk mencicipi makanan dan berbincang di sela kunjungan.

Selain warisan keraton Melayu, Tua Pek Kong mencerminkan kehidupan komunitas Tionghoa Ketapang. Hormati tempat ibadah dan tanyakan izin sebelum masuk.

Jelajahi lingkungan Keraton Matan di Mulia Kerta. Tanyakan akses dan hormati situs budaya yang masih digunakan.
Jelajahi lebih jauh
Singgah sebentar di Tugu Ale-Ale, penanda lokal yang memakai nama kerang khas Ketapang.
Jelajahi lebih jauh
Jelajahi tepian Pawan dan kawasan Keraton Matan dengan perjalanan kota yang diatur secara lokal.
Jelajahi lebih jauh
Hotel lebih besar di Jalan R. Suprapto, sebagai pangkalan kota dekat pertokoan dan tempat makan.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Hotel modern di kompleks Citimall, Payak Kumang. Praktis untuk kunjungan singkat dan perjalanan selanjutnya ke bandara.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Hotel lokal kelas menengah di Jalan Dr. Sutomo. Alamatnya praktis untuk menjelajahi kawasan perkotaan Ketapang.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Penginapan kecil di Jalan Basuki Rahmat. Pilihan untuk menginap sederhana; periksa fasilitas kamar sebelum memesan.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Penginapan sederhana di Jalan Dr. Sutomo, sebagai alternatif hotel besar di kota. Bandingkan tipe kamar saat memesan.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Hotel kota di Jalan R. Suprapto. Alamat praktis untuk menggabungkan kunjungan ke berbagai kawasan dengan waktu istirahat di hotel.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Hotel kelas menengah di Jalan DI Panjaitan, Delta Pawan. Pangkalan untuk menjelajahi kawasan perkotaan Ketapang dengan transportasi darat.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Penginapan lokal sederhana di Gang Merpati, Tengah. Periksa rincian kamar dan ulasan tamu terbaru sebelum memilih opsi hemat ini.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Hotel berorientasi hemat di Jalan M. Tohir, Tengah. Bandingkan kondisi kamar dan ulasan terbaru dengan pilihan lokal lainnya.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Hotel lokal di koridor Haji Agus Salim. Pilihan untuk bersantai di Delta Pawan; pastikan fasilitas rekreasi yang termasuk dalam pemesanan.
Tautan afiliasiBekijk beschikbaarheid op Agoda
Keraton berada di Mulia Kerta, wilayah Benua Kayong. Kawasan ini merupakan bagian dari warisan kerajaan Melayu, dengan Sungai Pawan dan makam bersejarah di sekitarnya. Kunjungi sebagai tempat budaya yang masih memiliki makna bagi masyarakat, bukan sebagai museum yang pasti selalu terbuka. Tanyakan bagian yang dapat dikunjungi dan tempat yang mengizinkan pengambilan foto.
Jelajahi lebih jauh
Perahu-perahu di Pawan merupakan bagian dari kegiatan sehari-hari, bukan layanan wisata yang selalu tersedia. Berjalan santai di tepian sungai dapat dinikmati tanpa harus mengikuti perjalanan perahu. Gabungkan kunjungan ke tepian Kauman dengan singgah makan, tanpa menghalangi tambatan pribadi dan area kerja. Untuk perjalanan air, pastikan operator, rute, dan perlengkapan keselamatan terlebih dahulu.
Jelajahi lebih jauhKenali cita rasa dan kebiasaan makan sehari-hari di Ketapang.
Baca juga: Ketupat colet → · Sambal tumis ale-ale →
Bandara Rahadi Oesman (KTG) berada di Kali Nilam, Delta Pawan. Atur kendaraan menuju penginapan dan periksa jadwal penerbangan langsung kepada maskapai.
Jelajahi lebih jauhGabungkan Kauman dan Mulia Kerta dalam satu perjalanan, dengan kendaraan untuk berpindah kawasan. Berjalan santai di tepian sungai dan taman; tidak semua ruas kota nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki.
Pilih waktu yang lebih sejuk untuk berjalan di luar ruangan dan sisakan waktu jika turun hujan. Jadwal yang lentur lebih nyaman; pastikan akses keraton sebelum berangkat.
Dua hari cukup untuk pengenalan awal, dengan hari ketiga bila ingin lebih santai. Bawa air minum, minta izin sebelum memotret orang atau ruang budaya, dan jelaskan kebutuhan makanan saat memesan.
Kawasan perkotaan Ketapang berada di kedua sisi Sungai Pawan. Panduan ini berfokus pada Delta Pawan dan kawasan perkotaan Benua Kayong yang bersebelahan. Bandara Rahadi Oesman melayani kota ini. 100.811 penduduk terdaftar (semester I 2025), dihitung untuk seluruh Kecamatan Delta Pawan ditambah kelurahan Kauman dan Banjar yang bersebelahan. Angka ini memakai batas inti administratif, bukan kota otonom atau batas tepat kawasan terbangun. Bagian lain Benua Kayong tidak dihitung. Delta Pawan juga mencakup wilayah perdesaan.

Mulai dari Tugu Ale-Ale dan Taman Kota Tanjung Pura, lalu berjalan santai di tepian Kauman. Sisakan waktu untuk makan dan mengamati perahu di Pawan.

Kunjungi kawasan keraton di Mulia Kerta sesuai ketentuan akses saat itu. Singgah di Kauman untuk amplang dan cari ketupat colet. Biarkan sore tetap santai, tanpa memaksakan perjalanan ke taman nasional yang jauh.

Kembali ke kawasan yang disukai atau taman kota, lalu sediakan waktu cukup untuk perjalanan berikutnya. Hari tambahan berguna jika hujan atau akses berubah, bukan untuk mengisi setiap jam dengan kegiatan.
Dari inspirasi awal menuju perjalanan Borneo Anda.
Sejarah, budaya, dan informasi praktis yang memperkaya kunjungan. Buka setiap bab untuk membaca panduan lengkap.

Di tepian Pawan, Ketapang menawarkan kunjungan kota yang santai melalui warisan Melayu, kehidupan sungai, dan kuliner setempat. Luangkan dua hari untuk kawasan keraton Mulia Kerta, Kauman, serta ruang publik kota, sambil menikmati keseharian warga.
Mulia Kerta menjadi titik awal yang jelas untuk mengenal warisan kerajaan Melayu di Ketapang. Kawasan keraton dan makam bersejarah di sekitarnya berada di Benua Kayong, dekat Pawan. Kenali tiap situs secara terpisah dan tanyakan mana yang dapat dikunjungi. Bangunan yang masih digunakan untuk kegiatan budaya atau masyarakat belum tentu mengikuti jam buka museum. Berpakaianlah sopan, minta izin sebelum memasuki area terbatas, dan jangan menganggap upacara sebagai pertunjukan wisata. Tepian sungai membantu memahami hubungan tempat-tempat budaya ini dengan air.

Jadikan Pawan sebagai penghubung kunjungan, bukan alasan untuk bepergian jauh ke seluruh kabupaten. Kauman mempertemukan tepian sungai dan tradisi makanan, sedangkan Mulia Kerta menawarkan kawasan keraton. Taman Kota Tanjung Pura di Jalan Urip Sumaharjo, Kelurahan Kantor, merupakan tempat tersendiri untuk berjalan dan melihat kegiatan warga. Gunakan kendaraan antarkawasan, lalu berjalan santai sesampainya di tujuan. Hindari area tambatan yang sedang digunakan. Perjalanan ke pantai atau hutan yang jauh memerlukan waktu dan pengaturan tersendiri, bukan pengganti kegiatan lokal dalam jadwal kota yang singkat.

Mulailah dari makanan yang kaitannya dengan Ketapang terdokumentasi dengan baik. Ketupat colet merupakan tradisi Melayu setempat, ale-ale hadir dalam olahan kerang, dan Kauman dikenal dengan penghasil amplang. Ketiganya menjadi pengenalan, bukan paket mencicipi yang pasti tersedia di semua tempat. Tanyakan masakan hari itu, cara penyajiannya, serta kandungan ikan atau kerang. Berbelanja dari pembuat kecil dapat membuka percakapan tentang kawasan, tetapi tidak menjamin akses ke tempat produksi. Sisakan waktu untuk duduk dan menikmati makanan, bukan hanya berpindah tempat untuk memotret.

Dua hari memberikan pengenalan awal, sementara hari ketiga memberi ruang untuk bersantai atau menyesuaikan cuaca. Bandara Rahadi Oesman berada di Kali Nilam, Delta Pawan; gunakan nama lengkap dan kode KTG saat mengatur kendaraan. Kelompokkan tujuan berdasarkan kawasan: Kauman dan Mulia Kerta dapat dikunjungi bersama, sementara taman dan pusat kota mengisi bagian hari lainnya. Periksa akses situs budaya sebelum meninggalkan penginapan. Bawa air dan pelindung hujan, jangan memadatkan jadwal, dan atur perjalanan lanjutan secara terpisah. Jadwal kapal dan jam kunjungan perlu diperiksa, bukan diasumsikan.
100.811 penduduk terdaftar (semester I 2025), dihitung untuk seluruh Kecamatan Delta Pawan ditambah kelurahan Kauman dan Banjar yang bersebelahan. Angka ini memakai batas inti administratif, bukan kota otonom atau batas tepat kawasan terbangun. Bagian lain Benua Kayong tidak dihitung. Delta Pawan juga mencakup wilayah perdesaan. Jumlah penduduk memakai data registrasi Dukcapil dari satu periode: Delta Pawan 93.377 + Kauman 6.131 + Banjar 1.303. BPS mengklasifikasikan Kauman dan Banjar sebagai perkotaan; RDTR Ketapang menempatkannya pada inti tepian sungai yang bersebelahan. Angka ini bukan angka BPS 93.663 untuk Delta Pawan; kedua seri tidak digabungkan.
Memuat peta ini menghubungkan browser Anda ke Google. Google menerima alamat IP dan informasi browser Anda serta dapat menggunakan cookie sesuai kebijakan privasinya. Pilihan ini hanya berlaku untuk peta ini hingga Anda meninggalkan atau memuat ulang halaman; Analytics tidak diaktifkan.
Official tourism / public authority · local
Official tourism / public authority · park
Official tourism / public authority · park-current
Official tourism / public authority · food
Official tourism / public authority · palace-current
Official tourism / public authority · landmarks
Official tourism / public authority · airport
Dukcapil / BPS / Pemerintah Kabupaten Ketapang · Dukcapil Ketapang · DKB semester I 2025
Dukcapil / BPS / Pemerintah Kabupaten Ketapang · BPS 120/2020 · urban classification
Dukcapil / BPS / Pemerintah Kabupaten Ketapang · Ketapang RDTR · Perbup 18/2023 · article 3 and maps
Dukcapil / BPS / Pemerintah Kabupaten Ketapang · BPS · Delta Pawan Dalam Angka 2026
Dukcapil / BPS / Pemerintah Kabupaten Ketapang · BPS · Benua Kayong Dalam Angka 2025
BMKG · BMKG Kalimantan Barat — local weather and climate bulletins
BMKG / Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman · Ketapang and Kayong Utara seasonal zones
Kecamatan Benua Kayong · Benua Kayong local heritage inventory
Kementerian Perhubungan · Bandar Udara Rahadi Oesman
Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri KetapangMuhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Kantor Bupati Kabupaten KetapangMamangOpi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 01Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 05Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Perahu di Sungai Pawan, KetapangWadaihangit · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Tugu Ale-ale Ketapang 2019Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Rahadi Oesman Airport terminal, January 2026Wadaihangit · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Tua Pek Kong, Ketapang — foto arsip, 2007Simon Liem · Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0 · Dipotong · Asli
Entrance to Taman Makam Pahlawan Rahadi Oesman, KetapangWadaihangit · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 03Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton SaunanSimon Liem · Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0 · Dipotong · Asli
Tugu Ale-ale, KetapangSimon Liem · Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0 · Dipotong · Asli
Amplang on a plateGunawan Kartapranata · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 06Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 02Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 04Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 09Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 07Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 08Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Keraton Kerajaan Matan 10Muhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Ketapang city001Simon Liem · Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0 · Dipotong · Asli
KetapangAirport1Directorate General of Civil Aviation (Indonesia) · Wikimedia Commons · Domain publik · Dipotong · Asli
KetapangAirport2Directorate General of Civil Aviation (Indonesia) · Wikimedia Commons · Domain publik · Dipotong · Asli
KetapangAirport3Directorate General of Civil Aviation (Indonesia) · Wikimedia Commons · Domain publik · Dipotong · Asli
KetapangAirport4Directorate General of Civil Aviation (Indonesia) · Wikimedia Commons · Domain publik · Dipotong · Asli
Hutan lingkar kotaDedyleoponsel · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Jembatan Kapuas, PontianakLiuzhary · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong
Tugu Naga SingkawangMuhammad Ali Yofi · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong
Gaia Bumi Raya City, Sungai RayaMedelam · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong
Air terjun Lubuk Baji di Taman Nasional Gunung Palung (2017).Nurhampica · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Amplang difoto di Kotabaru, Kalimantan Selatan; camilan ini juga terkait Kalimantan Timur.Crisco 1492 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Replika modern Rumah Radakng di Pontianak.Lailyrahma16 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli
Jembatan Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat.Liuzhary · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 · Dipotong · Asli