Sebaran dan habitat
Berang-berang cakar kecil hidup di Borneo, termasuk Kalimantan, Sabah, dan Sarawak. Hewan ini dikenal dengan nama ilmiah Lutra cinerea maupun Aonyx cinereus. Habitatnya mencakup perairan dan vegetasi lahan basah terkait, bukan hanya satu tipe hutan.
Sumber & referensi · 3
American Society of Mammalogists, MDD v2.5 · Lutra cinerea: taxonomyIUCN SSC Otter Specialist Group · Asian small-clawed otterIUCN SSC Otter Specialist Group · Global Otter Conservation Strategy: Asian small-clawed otterPakan dan aktivitas
Cakar kecil dan kaki depan yang cekatan membantu mencari kepiting, moluska, siput, serangga, serta ikan kecil. Habitatnya beragam, termasuk rawa dan mangrove; ia juga mencari makan jauh dari tepi air. Satwa ini sosial, tetapi uraian reproduksi terperinci terutama berasal dari penangkaran.
Sumber & referensi · 3
American Society of Mammalogists, MDD v2.5 · Lutra cinerea: taxonomyIUCN SSC Otter Specialist Group · Asian small-clawed otterIUCN SSC Otter Specialist Group · Global Otter Conservation Strategy: Asian small-clawed otterPerlindungan dan pengamatan
Berang-berang cakar kecil secara global berstatus Rentan. Hilangnya habitat, pencemaran, perburuan, penangkapan ikan berlebihan, dan perdagangan peliharaan mengancam populasinya. Lahan basah sehat perlu menyediakan perlindungan sekaligus mangsa air kecil yang cukup bagi kelompok keluarga.
Sumber & referensi · 3
American Society of Mammalogists, MDD v2.5 · Lutra cinerea: taxonomyIUCN SSC Otter Specialist Group · Asian small-clawed otterIUCN SSC Otter Specialist Group · Global Otter Conservation Strategy: Asian small-clawed otterKaki peka dan cangkang keras
Cakar pendek membuat jari-jari lebih bebas mengolah makanan. Berang-berang dapat meraba mangsa dengan kaki depan di air dangkal atau lumpur, lalu menangani hewan bercangkang sebelum memakannya. Hewan kecil di dasar perairan menjadi sumber makanan penting; air terbuka yang jernih bukan satu-satunya tempat makan.
Sumber & referensi · 1
IUCN SSC Otter Specialist Group · Asian small-clawed otterBelajar membuka mangsa baru
Percobaan pada kelompok keluarga dalam penangkaran menunjukkan kemampuan memanfaatkan mangsa alami yang belum dikenal, termasuk makanan berlapis keras. Penanganannya membaik dengan pengalaman, dan informasi dapat menyebar secara sosial. Temuan ini menunjukkan keluwesan mengolah makanan; frekuensinya pada kelompok liar Borneo belum diukur.


