Ciri pengenalan
Individu hidup memiliki karapas kuning tua hingga jingga dan kaki jalan ungu berbintik putih. Pangkal capit berwarna jingga, sedangkan telapak dan jarinya putih. Lebar karapas dewasa yang diperiksa sekitar satu setengah sentimeter. Kaki jalan panjang dan ramping membedakannya dari kepiting sungai yang lebih kekar. Kerabat dekat Geosesarma sabanum dapat sangat mirip warnanya; pengenalan juga memakai ciri struktur tubuh. Warna cerah saja belum cukup untuk memastikan nama kepiting dari Sabah.
Sumber & referensi · 1
National University of Singapore / ZooKeys · Ng & Ng (2018): Freshwater crabs of Danum Valley Conservation AreaHabitat dan sebaran di Borneo
Lokasi yang terkonfirmasi adalah Danum Valley di Sabah. Spesimen acuan pertama dikumpulkan melalui perangkap jebak di hutan primer dekat pusat lapangan pada 1996. Betina bertelur yang ditemukan pada 2017 berasal dari kayu lapuk berisi air di jalur alam. Catatan ini menunjukkan lingkungan lantai hutan lembap dan kayu mati, bukan kehidupan yang terus-menerus terendam di sungai. Namanya merujuk pada lokasi yang tercatat, tetapi sebaran lebih luas di Borneo belum diketahui dengan baik.
Sumber & referensi · 2
National University of Singapore / ZooKeys · Ng & Ng (2018): Freshwater crabs of Danum Valley Conservation AreaMalaysia Biodiversity Information System · Geosesarma danumense: Malaysian biodiversity recordPerilaku dan aktivitas
Kepiting ini pernah terlihat memanjat semak kecil dan berada di lantai hutan. Seekor jantan yang difoto duduk pada kayu sekitar tiga puluh sentimeter di atas tanah pukul sepuluh malam, sekitar tiga puluh meter dari sungai dekat pusat lapangan Danum. Catatan itu merupakan pengamatan malam yang nyata, bukan pola aktivitas sepanjang tahun. Kayu lembap dan vegetasi rendah membentuk habitat kecil yang saling terhubung. Uraian yang tersedia belum menyebut pakan atau tumbuhan inang tertentu bagi spesies ini.
Sumber & referensi · 1
National University of Singapore / ZooKeys · Ng & Ng (2018): Freshwater crabs of Danum Valley Conservation AreaPerkembangbiakan
Betina yang diamati membawa telur besar berwarna merah jingga cerah. Ukurannya membuat penulis menduga perkembangan langsung: anak keluar sebagai kepiting kecil, bukan melalui tahap larva berenang bebas yang panjang. Dugaan ini didasarkan pada telur, bukan pengamatan lengkap seluruh daur hidup. Jumlah telur dan musim reproduksi belum diketahui dengan pasti. Membiarkan kayu lapuk basah di tempatnya membantu mempertahankan habitat yang tercatat; membalik kayu untuk mencari kepiting justru mengganggu lingkungan tersebut.


