Habitat dan sebaran di Borneo
Tumbuhan inang hidup di hutan rawa gambut Borneo. Bagian sulur menggembung berongga di bawah kantong menyediakan ruang sarang; penelitian memperlihatkan pekerja dan anakan dalam ruang tersebut. Hubungan erat dengan Nepenthes bicalcarata ini bukan kebiasaan setiap semut yang terlihat pada kantong. Struktur hidup inang menjadi habitat fisik koloni.
Sumber & referensi · 1
Species account or primary research · Bazile et al. (2012): ant–pitcher-plant nutritional mutualismPakan dan peran ekologis
Pekerja mengambil nektar pada bibir kantong, termasuk pasangan “taring” menonjol. Mereka juga memakan serangga tertangkap, memperoleh gula dan protein hewani dari sistem perangkap tumbuhan. Mangsa dapat diambil dari cairan lalu dimakan di bawah bibir. Sisa tidak tercerna serta limbah semut kembali ke kantong, menghubungkan makan dengan suplai hara tumbuhan.
Sumber & referensi · 1
Species account or primary research · Bazile et al. (2012): ant–pitcher-plant nutritional mutualismPerilaku
Semut dapat masuk cairan dan berenang mengambil mangsa. Perilaku mencolok karena kantong yang sama menjebak banyak serangga lain. Mereka juga membersihkan bibir licin, membantu mempertahankan permukaan yang membawa mangsa ke perangkap. Aktivitas bekerja pada beberapa bagian sistem: sekitar bibir, dalam cairan, dan dalam sulur sarang berongga.
Sumber & referensi · 2
Species account or primary research · Scharmann et al. (2013): predatory swimming ants in pitchersSpecies account or primary research · Thornham et al. (2012): pitcher-rim cleaning by antsHubungan dengan tumbuhan
Percobaan menemukan pertumbuhan dan nutrisi nitrogen lebih baik pada tumbuhan dihuni daripada yang tidak dihuni. Limbah semut memasok hara yang didaur ulang tumbuhan, sementara semut mendapat rumah dan pakan. Mutualisme menggabungkan karnivori tumbuhan dengan pemupukan hewani. Karena itu pengambilan sebagian mangsa bukan sekadar pencurian manfaat; pertukaran lebih luas dapat memperbaiki nutrisi inang.



