Pengenalan
Ular viper berlekuk penghuni pohon ini terdokumentasi di Punggualas.
Sumber & referensi · 2
Universitas Palangka Raya · Maulidi et al. (2020), Inventory and Conservation Status of Herpetofauna in Punggualas, Sebangau National Parkreptile-database.reptarium.cz · Bornean keeled pit viper: natural historyKehidupan sehari-hari
Jantan, individu muda, dan betina dewasa berbeda pola serta warnanya. Sebarannya juga mencakup pulau di luar Borneo. Ular ini berbisa dan harus diamati tanpa didekati atau dipegang.
Sumber & referensi · 2
Universitas Palangka Raya · Maulidi et al. (2020), Inventory and Conservation Status of Herpetofauna in Punggualas, Sebangau National Parkreptile-database.reptarium.cz · Bornean keeled pit viper: natural historySebaran dan catatan setempat
Penelitian yang diterbitkan mendokumentasikan jenis ini di Punggualas, Sebangau National Park. Pengamatan tersebut memberikan gambaran historis tentang sebarannya di hutan Borneo.
Sumber & referensi · 1
Universitas Palangka Raya · Maulidi et al. (2020), Inventory and Conservation Status of Herpetofauna in Punggualas, Sebangau National ParkHutan dan air
Habitat yang terhubung adalah bentang alam rawa gambut Sebangau yang terdokumentasi. Tanggal dan lokasi pengamatan tetap melekat pada bukti, sehingga kelimpahan atau kemungkinan pengamatan di seluruh taman nasional tidak disimpulkan.
Sumber & referensi · 1
Universitas Palangka Raya · Maulidi et al. (2020), Inventory and Conservation Status of Herpetofauna in Punggualas, Sebangau National ParkDiam di antara cabang
Pelacakan radio di Kubah mengikuti lima ular pada 2019–2020. Cabang menjadi penyangga yang paling sering dipakai; pergerakan mendatar terbatas, dan ular dapat diam selama beberapa hari atau minggu. Dedaunan rapat kadang menyembunyikan ular terlacak tinggi di tajuk. Diam tidak berarti absen atau tidak aktif di seluruh habitat.
Sumber & referensi · 1
Veronica Anak Martin / Universiti Malaysia Sarawak MSc thesis · Spatial Ecology, Thermal Biology and Prey Behaviour of the Bornean Keeled Pit-viperSerangan diikuti penanganan sabar
Percobaan pada empat betina asal alam mencatat pengamatan mangsa, perubahan posisi, serangan, menunggu dan menelan. Mangsa yang ditawarkan adalah tikus laboratorium, sehingga penelitian mengungkap perilaku penanganan, bukan proporsi mangsa liar. Serangan singkat hanya sebagian proses makan; pengolahan berlanjut setelah penangkapan.
Sumber & referensi · 1
Veronica Anak Martin and Indraneil Das / Malayan Nature Journal74:337–346 · Prey-handling in the Bornean Keeled Pit-viper Tropidolaemus subannulatusLebih dari satu jenis hutan
Akun peneliti Bako menggambarkan ular sepenuhnya arboreal dengan lubang wajah peka panas. Lokasi Sarawak yang terdokumentasi meliputi bukit batu pasir, hutan aluvial Mulu dan rawa gambut Kota Samarahan. Perbedaan habitat menunjukkan keterbatasan satu label hutan. Nama Borneo tidak berarti endemik pulau ini.




