Ciri pengenal
Rambut kemerahan, lengan panjang, serta tangan dan kaki yang dapat mencengkeram membantu kera ini bergerak di pepohonan. Jantan dewasa dapat memiliki bantalan pipi lebar; sebagian jantan yang telah matang seksual belum memilikinya. Betina lebih kecil. Ukuran dan berat di bawah merupakan rata-rata rujukan yang diterbitkan, bukan pengukuran populasi suatu taman.
Sumber & referensi · 1
University of Michigan, Animal Diversity Web · Bornean orangutan: natural historyKehidupan sehari-hari
Orangutan memiliki kehidupan sosial yang cenderung menyendiri; hubungan induk dan anak yang masih bergantung merupakan ikatan paling lama. Mereka membuat sarang istirahat dari ranting dan dedaunan. Jantan dengan bantalan pipi mengeluarkan panggilan panjang yang terdengar di hutan. Menyendiri bukan berarti tanpa hubungan sosial: pergaulan berbeda menurut umur, jenis kelamin, dan keadaan.
Sumber & referensi · 1
Orangutan Foundation International Australia · Orangutan behaviourSebaran di Kalimantan
Orangutan Kalimantan berasal dari Borneo. Kalimantan Tengah menampung populasi anak jenis Pongo pygmaeus wurmbii, termasuk individu yang diteliti di bentang rawa gambut Sebangau. Orangutan juga hidup di Tanjung Puting, tempat hutan dan lahan basah membentuk bentang alam lindung yang luas.
Sumber & referensi · 4
University of Michigan, Animal Diversity Web · Bornean orangutan: natural historyMires and Peat · Husson et al. (2018), Biodiversity of the Sebangau tropical peat swamp forest, Indonesian BorneoDirectorate General KSDAE, Ministry of Forestry · Profil TN SebangauUNESCO Man and the Biosphere Programme · Tanjung Puting Biosphere ReserveHutan dan habitat
Hutan hujan dataran rendah dan hutan rawa menyediakan pohon pakan, jalur memanjat, serta tempat membuat sarang. Hutan rawa gambut sangat penting di Sebangau. Orangutan bergerak melalui tajuk untuk mencari pakan; hutan yang tersambung melindungi jalur pergerakan dan sumber pakan yang berubah mengikuti ketersediaannya.
Sumber & referensi · 3
University of Michigan, Animal Diversity Web · Bornean orangutan: natural historyMires and Peat · Husson et al. (2018), Biodiversity of the Sebangau tropical peat swamp forest, Indonesian BorneoUNESCO Man and the Biosphere Programme · Tanjung Puting Biosphere ReserveKonservasi
Orangutan Borneo secara global berstatus Kritis. Perlindungan habitat serta pencegahan pembunuhan dan penangkapan penting bagi kelangsungannya. Keberadaan dalam kawasan lindung belum membuktikan pemulihan: populasi membutuhkan hutan penyedia pakan dan jalur aman antararea makan.
Sumber & referensi · 2
American Society of Mammalogists, Mammal Diversity Database · Pongo pygmaeus: taxonomyWWF · Bornean orangutan: conservation and threatsPengamatan
Tanjung Puting dan bentang Sebangau merupakan kawasan orangutan yang terdokumentasi di Kalimantan Tengah. Gunakan jalur kunjungan resmi dan pemandu setempat, jaga jarak, serta jangan mengganggu satwa yang makan atau beristirahat. Pertemuan bergantung pada pergerakan dan lokasi pakan; kunjungan tidak menjamin perjumpaan.
Sumber & referensi · 2
Mires and Peat · Husson et al. (2018), Biodiversity of the Sebangau tropical peat swamp forest, Indonesian BorneoUNESCO Man and the Biosphere Programme · Tanjung Puting Biosphere ReserveInduk dan anak
Betina umumnya memiliki satu anak, dengan selang kelahiran sekitar enam hingga delapan tahun. Anak tetap bergantung pada induknya dalam waktu lama. Siklus reproduksi yang lambat ini membatasi kecepatan pemulihan populasi yang berkurang.
Sumber & referensi · 1
University of Michigan, Animal Diversity Web · Bornean orangutan: natural historyPakan
Buah merupakan makanan utama, dilengkapi daun, kulit kayu, dan bahan lain sesuai ketersediaannya. Biji yang tertelan dapat terbawa menjauh dari pohon tempat makan dan tersebar di hutan. Ketersediaan makanan membantu menjelaskan pergerakan dan penggunaan habitat; hutan yang masih berpohon tetapi kehilangan sumber makanan penting belum tentu memiliki nilai habitat yang sama.
Sumber & referensi · 2
University of Michigan, Animal Diversity Web · Bornean orangutan: natural historyWWF · Bornean orangutan: conservation and threatsAncaman
Alih fungsi hutan, pembalakan yang merusak, kebakaran, perburuan, dan penangkapan ilegal mengancam orangutan. Habitat yang terfragmentasi dapat mempertemukan mereka dengan lahan pertanian dan menambah risiko konflik. Reproduksi yang lambat menyulitkan penggantian individu yang hilang. Keberadaan orangutan di hutan terganggu tidak berarti gangguan tersebut tidak berbahaya.
Sumber & referensi · 1
WWF · Bornean orangutan: conservation and threatsPakan dan ekologi hutan
Di Danum Valley, peneliti mengikuti orangutan melewati dua peristiwa pembuahan massal, ketika banyak pohon menghasilkan buah bersamaan. Saat buah melimpah, pakan hampir seluruhnya berupa buah; masa kurang buah mendorong konsumsi daun dan kulit batang. Kemampuan memakai pakan alternatif membantu orangutan menghadapi pasokan yang tidak merata. Penelitian tujuh tahun di Tuanan, Kalimantan Tengah, juga menghubungkan ketersediaan pakan dengan waktu makan, perjalanan, dan asupan zat gizi. Hutan Kalimantan menyediakan bentang pakan yang berbeda, bukan satu menu orangutan yang tetap.
Sumber & referensi · 2
American Journal of Primatology, Kanamori et al. · Feeding ecology of Bornean orangutans in Danum Valley: a 3-year record including two mast fruitingsAmerican Journal of Primatology · Nutritional ecology of wild Bornean orangutans in a peat swamp habitat: Effects of age, sex, and seasonHubungan dengan tumbuhan
Daftar pakan Danum Valley menunjukkan pentingnya menyebut bagian tumbuhan. Bambangan, Mangifera pajang, menyediakan buah, sedangkan Durio zibethinus menyediakan buah dan daun. Untuk dabai, Canarium odontophyllum, tercatat daun serta kulit batang; untuk liposu, Baccaurea lanceolata, tercatat daun. Buah yang dimakan manusia belum tentu bagian yang dimanfaatkan orangutan. Konsumsi juga tidak membuktikan semua biji bertahan atau semua pohon pakan berhasil tersebar.

























